Tampilkan postingan dengan label dago. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dago. Tampilkan semua postingan

Jumat, Agustus 22, 2008

Tele-Zoom Lens



For an action photography, I think that my Nikon AF 70-300mm G is not adequate enough.
Take a look at this photo for an example.

Because the action happened in broad daylight, I was able to capture the contestant's facial expression clearly enough. That two shots at the lower side was at 300mm f/5.6! That's why the depth of field is somewhat large.

But to buy a wider (or "faster") lens, I had not been able to sum up the money needed.

Damn, life's hard when you're dirt poor!

So that leave me with the option of ONLY shoot with my tele-zoom in BROAD DAYLIGHT - which left me with so little possibilites (which I haven't explore yet)!

On second thought, maybe it's an adventure waiting in shooting tele with my lens here! Remember: I already purchase a monopod.

In the end, its better to have this lens for everyday shooting. It is CHEAP enough - even for me - that if it get broken I could just go to a respectable camera store and buy another one...

Posted by Picasa

Sabtu, Maret 29, 2008

Setelah Bertemu Citra

Percaya tidak kalau ada perempuan yang bisa begitu berpengaruh terhadap banyak laki-laki? Sekelompok pria yang tadinya merasa lesu, tidak bersemangat, dan merasakan ada yang kurang dari diri mereka, berubah 180 derajat setelah bertemu Citra?

Aku juga tidak mempercayainya.

Tapi setelah aku melihat tiga orang yang duduk di depan dan sampingku pada malam itu, saat kami di salah satu tempat makan di Dago, transformasi yang terjadi pada diri mereka sungguh sulit untuk kupercaya. Maksudku, aku melihat mereka yang seakan tidak percaya pada diri sendiri, tiga jam yang lalu.

Dan lihatlah mereka sekarang!









Penuh semangat dan sangat yakin pada diri sendiri. Bahkan meja kami menjadi sumber keramaian pada malam yang dingin itu. Meja-meja yang lainnya hanya berisi beberapa orang yang berbicara pelan dan seperti meringkuk kedinginan.

Bahkan aku yang biasanya tidak tahan dingin menjadi bersemangat melihat ketiga orang temanku ini.

Siapakah Citra itu?

Mereka masih merahasiakannya. Sepertinya masih ada keraguan untuk membagi cerita tentang identitas wanita misterius ini.

Apapun tekniknya, siapapun dia, misteri ini akan kusibak! Akan kutemukan titik terang dalam misteri Citra ini. Demi kebahagiaan umat manusia. Demi kebenaran itu sendiri.

Akan kupertaruhkan nama kakek Kindaichi, si detektif terkenal itu! Aku bersumpah!