Tampilkan postingan dengan label hoax. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hoax. Tampilkan semua postingan

Sabtu, September 13, 2008

A Female Autobots!?!?

Menyusul kesuksesan The Transformers (2007), beredar rumor tentang karakter-karakter baru yang akan muncul di dalam The Transformers 2. Salah satu yang paling menarik tentunya adalah kemunculan sebuah Autobot perempuan (betina?), dengan konsep model seperti ini:




Yang kubayangkan adalah Megan Fox mengenakan sejenis jumpsuit ketat dengan warna senada memacu motor ini mencoba menyelamatkan si chickensh*t Shia Lebok(!) -- or whatever his name is -- dari kejaran Starscream (Decepticon yang di ending film terlihat terbang tinggi menembus awan).

Ehem ehem. What about this idea, Mr. Bay?

Memang fantasi tentang robot perempuan dari dulu selalu menarik - terutama bagi laki-laki. Mungkin ada yang salah di otak kami ini? Entahlah. Daya tarik tema seperti ini begitu besar bagi kami yang mungkin tergolong ke nerd, geek, atau sekedar kutu buku and/or AFC.

Mungkin kalian ingat tentang video clip Aerosmith yang "Falling in Love is Hard on Your Knees", aku rasa itu tentang seorang pemuda yang menciptakan fembot. Yup, fembot dan bukan robot perempuan (atau bahkan robot betina). Bahkan di internet kita bisa menemukan forum tentang fembot seperti yang ada di sini, atau sebuah tulisan yang mengulas kenapa kita (laki-laki!) begitu tertarik dengan fembot.

Anyway, mungkin perlu diperjelas, fembot itu secara penampilan luar mirip dengan manusia (perempuan), sedangkan karakter baru Autobot itu (kalau benar dimunculkan) adalah jelas-jelas hanya sedikit menyerupai wanita. Yang dulu sempat muncul dalam pikiranku adalah: apakah dia digilir oleh para Autobot? Atau dia "gula-gula"-nya Optimus Prime?

Apakah sebenarnya pertempuran Decepticon dan Autobot itu selain merebutkan energy cube, juga merebut/mempertahankan satu-satunya robot perempuan (betina?) di planet Cybertron? Apakah ini juga menjadi semacam analogi bagi kita di bumi, bahwa wanita adalah sumber masalah? Ingat Kuda Troya?

(Arguably, is the REAL problem just because of the male EGO?)

Jepang sudah memproduksi boneka perempuan yang memiliki tubuh idaman para pria (dan wanita juga). Kepala boneka ini bisa dipertukarkan. Bahkan dada mereka (kabarnya) sangat mirip dengan dada perempuan bila diremas (and they even jiggles too)!!!

Tak lama lagi kita akan menemukan (bukan robot perempuan yang bisa berubah jadi sepeda motor) dalam kehidupan sehari-hari, robot perempuan atau fembot seperti yang sudah ada di Kanada (lihat video):




Ha ha ha!

Selasa, Juli 15, 2008

Siapa Bilang i-Real itu "Green"?

"I Real tidak menyebabkan polusi, karena tidak menghasilkan gas buang dan tidak menggunakan BBM (bahan bakar minyak), karena menggunakan energi listrik," ujarnya.

Kalian bisa baca artikel lebih lengkap di sini.

Kenapa orang bisa begitu awam? Aku heran begitu gampangnya kita diperdaya oleh korporasi besar yang (berpura-pura) going green hanya karena pandangan seperti itulah yang sedang populer saat ini. Orang-orang yang banyak berteriak soal global warming, hanya karena itu adalah frase yang sedang tren.

Anyway, the gullibillity of the people is not my point here.

Mengapa aku menganggap kalimat kutipan di atas itu tipuan?

Gampang: I-Real memakai listrik yang bersumber dari aki. Kalau aki itu di-recharge dengan mencolokkannya ke stop kontak dari jaringan PLN (i.e. powered by fossil fuel), bagaimana mungkin klaim green atau ramah lingkungan itu bisa dipertanggungjawabkan?


Nyatanya, yang terjadi adalah fossil fuel (carbon-emission! greenhouse gas!) dikonversi menjadi listrik dalam jaringan PLN yang lalu dikonversi lagi dalam penyimpanan aki yang dipakai menggerakkan I-Real sialan itu. Jadi apanya yang benar dengan klaim "nol gas buang" (zero-emission) itu? Gas buangnya ada di PLN. Jadi dia tidak "nol gas buang". Titik.

Kenapa? Green karena serat tanaman kenaf?
Berapa persen kenaf? Berapa persen akrilik? Berapa persen polyurethrane?

Setahuku, akrilik dan polyurethrane itu berbahan dasar plastik dan semua plastik -- agar menjadi plastik -- dalam prosesnya sangat berkelindan dengan: fossil fuel.

Jadi kalau kau mau tahu seberapa hijau sebuah inovasi? Lihat carbon footprint-nya.

Kesimpulannya?

Green, zero emission, environmentally friendly I-Real is one hundred percent crap.

And Sandra Dewi is an attractive looking woman but she (and all you people out there) could really benefited from visiting a library.