Tampilkan postingan dengan label rock. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rock. Tampilkan semua postingan

Rabu, Mei 26, 2010

Anthem Untuk Jakarta

"ke Jakarta, ku akan kembaliii......"
demikian lirik sebuah lagu yang populer oleh sebuah grup band yang juga populer pada tahun '60-an (kalau penulis tidak salah ingat)

tetapi sekitar 20 tahun kemudian,
"siapa suruh datang Jakarta, siapa suruh datang Jakarta..."
adalah penggalan lirik lagu yang populer setelah banyak cerita sedih seputar nasib para perantau yang mengadu nasib datang ke Jakarta.

sekarang, tahun 2000-an, apa lagi?

rasanya, di tahun 200-an ini, Jakarta membutuhkan anthem (lagu kebangsaan) baru. lagu yang dapat menggambarkan kondisi ibukota negara kita ini. mungkin single "Membakar Jakarta" dari grup band Seringai? sayangnya hal ini tidak mungkin terjadi karena - jujur saja - ada berapa banyak dari Anda para pembaca budiman, yang pernah mendengar (dan menghapal lirik) lagu tersebut???

rasanya Anda para pembaca - terutama yang berdomisili di Jakarta - perlu mencari, menetapkan, dan mempopulerkan sebuah anthem baru untuk kota Jakarta.

[sebelum itu semua, mungkin anthem untuk Jakarta adalah lagu "Ondel-Ondel" atau "Jali-Jali"???]

BACA, TERTAWAKAN, tetapi TETAP SEBARLUASKAN!
untuk Indonesia (dan Jakarta) yang lebih baik!



(originally published somewhere in the internet on 15-02-2006)

Kamis, November 12, 2009

Crush Love

Call this a delightful coincidence. Sebenarnya tadi malam aku menuju sebuah mall dengan satu tujuan di dalam pikiranku, mencari album Gondrong Kribo Bersaudara yang pada wiken kemaren aku lihat dipajang di rak sebuah toko buku terkenal di daerah Kemang. Sebenarnya, cover albumnyalah yang menarik perhatianku dan seperti biasanya, pada saat itu aku memutuskan menunda dulu pembelian sebelum sedikit googling untuk mencari sekedar gambaran latar belakang band ini.



Band baru, tentu saja, seperti hal baru lainnya, tidak dengan gampang kubeli karyanya. Aku harus merasakan dulu, mencicipi, seperti apa sebenarnya "isi" mereka.

Lalu pada malam itu aku mendengar sebuah cuplikan lagu rock berbahasa Indonesia yang catchy diiklankan di sebuah stasiun radio khas Betawi. Sepertinya band ini menyenangkan, pikirku. Lalu pada saat aku mendengar nama band itu disebutkan, aku merasa seperti ini pertanda untuk membeli album mereka.

Di tokok CD di mall tersebut, aku mencari dan mencari lalu menemukan album mereka terselip di rak CD artis Indonesia, satu-satunya copy di tempat itu. Hooray! Aku ambil dan langsung menuju kasir.

Tapi dalam perjalanan, saat mataku menyapukan pandangan ke rak CD artis rock/metal luar negeri, ada sebuah cover album yang (lagi-lagi) menarik perhatianku. Bayangkan terkejutnya aku, ketika mengambil album tersebut dari rak dan melihat nama artisnya. Album studio terbaru dari afi! Cihuy dobel!

Buat kalian yang tak tahu, afi (afireinside) adalah band punk rock luar idolaku sejak pertama kali aku dengar hampir sepuluh tahun yang lalu.

Lalu yang aku lakukan sekarang adalah menikmati album afi terbaru sambil menikmati sebuah minuman kocok di salah satu coffee shop favoritku.

Jadinya aku dapat yang aku cari (album GRIBS) dan album terbaru afi....

Rabu, September 10, 2008

18 and Life

"Ricky was a young boy,
he had a heart of stone..."



I didn't know it before - but now I do - how I could even headbanging to the sound of hair-metal!

And even did air-guitar acts!

That quote was from Skid Row's 18 and Life and you sure are familiar with the melody, that is if you grew up the way I did, listening to rock and metal bands alone because nobody in your house seemed to enjoy the melody of the guitars, the heavy riffs, distortions, screaming and high vocal pitch, agressive drummings, etc.



You see, sometimes in those adolescent years I felt kind of lonely because not many people I knew of were listening to rock bands.

Ah, that's not the point here.

I mean that while listening to Skid Row's album -- I played 18 and Life and I Remember You again and again -- I felt kind of nostalgic. And I was daydreaming of being a young boy (like Ricky) and being angry at the world that let me struggle to get through life even since a very young age.

"He had no money, oooh no good at home.
He walked the streets a soldier and he fought the world alone."

Now that was something that I thought I could relate to. Not in the way that I must be working so I could eat. I felt that somehow I was being alienated in my early years, as a kid, a teenager, and first couple of years in the college.

I am being nostalgic.

Imagine that: Me. Nostalgic.

Gee...

I must be old.


Posted by Picasa

Selasa, April 29, 2008

Senin, Maret 31, 2008

Seringai Kepret!!!

Tahu tidak, sewaktu Seringai merilis album "Serigala Militia" dalam kemasan sederhana berupa amplop karton, dengan semangat aku langsung menyambarnya dan pergi ke kasir. Setelah membayar, aku pun merasa senang karena memiliki CD mereka yang terbaru.


Lumayanlah, untuk sedikit mengobati kekecewaanku kehilangan album "High Octane Rock" special box edition yang ada hadiah poster dan stikernya. Paling enggak di album yang "Serigala Militia" ini ada bonus stiker juga.


Lalu betapa kagetnya aku ketika ke Duta Suara tadi malam! Aku melihat rilisan "Serigala Militia" dalam kemasan standar (i.e. CD case PET transparan)!


Ditambah bonus slayer tengkorak Seringai! Seperti yang biasa mereka pakai dalam beberapa foto promosi mereka!


Dan harganya cuma Rp.25.000,00!


Seringai kepret!!!


Aku tidak menyangka sama sekali kalau mereka akan mengeluarkan rilisan repackaged -- walaupun cuma beda bonus doang!


Tidak sekaget melihat repackaged Maliq&D'Essentials yang menambah dua single dibanding rilisan pertama mereka (setidaknya aku sudah tahu bahwa mereka kemungkinan merilis album repackaged seperti ketika aku membeli "1st - repackaged").


I guess you just couldn't have it all.


Setidaknya aku membeli "It Won't Be Soon Before Long" Limited Edition Maroon5 yang ada bonus DVD video clipnya.


Tapi sekali lagi: Seringai Kepret!!! *#&$(*@#&@*#&!!!!!