i build my life on hopes yet only known failures.
still i keep going on, going forward.
because that's the only thing i can understand.
the only thing i can do.
“God must’ve loved me so much, He joked a lot with me. Every time I tell stories of my mishap and misfortunes, people laughed.”
Kamis, Juli 28, 2011
Kamis, Juli 21, 2011
Mood Swings
This is not good. I'm suddenly overwhelmed by negative emotion. Feeling depressed and want to crawl under something and hid there until the end of the world.
Maybe because of the things that happened lately that somehow I can't make myself share here -- which is unusual.
And hearing Lady Antebellum's "Need You Now" don't help a bit. *Sigh*
Maybe because of the things that happened lately that somehow I can't make myself share here -- which is unusual.
And hearing Lady Antebellum's "Need You Now" don't help a bit. *Sigh*
Senin, Juli 18, 2011
Daftar. Daftar. Daftar.
Ada banyak hal yang perlu kulakukan dan memang melihatnya saja membuatku pusing karena, well, begitu banyaknya detail hidupku yang berceceran, berantakan, tak terurus dengan baik. Aku seperti gembel yang bermimpi menjadi orang kaya, berpengaruh, dan dihormati, padahal kenyataannya selama ini aku tinggal di sebuah tempat pembuangan sampah (figuratively speaking).
Yang perlu aku lakukan adalah melakukan perubahan yang drastis terhadap hidupku karena -- seperti semua orang di dunia -- aku hanya akan bertambah dalam tua setiap hari yang terlewatkan.
Yang aku butuhkan adalah bantuan dalam menjalani hidup. Mentor, guru, pembimbing.
Figur seperti itulah yang tak kumiliki dalam sekian tahun hidupku yang telah berlalu. Rasanya seperti hidup sia-sia dalam hampir sepuluh tahun ini. Bayangkan, sepuluh tahun!
Ketika orang-orang yang aku kenal telah makin lama makin jaya, makmur, sejahtera, bahagia, kaya, aku tetap bertahan dalam ilusi dan tinggal dalam tempat sampahku yang kuanggap bagaikan istana yang memang layak untukku.
Aku tahu aku bodoh dan aku menyesal.
Kembali ke daftar itu, betapa ternyata aku berantakan dan pertanyaan paling besar adalah:
AKU MULAI DARI MANA?
Untuk itu aku butuh figur pembimbing. Ah ini bagaikan dilema duluan mana, ayam atau telur?
Yang perlu aku lakukan adalah melakukan perubahan yang drastis terhadap hidupku karena -- seperti semua orang di dunia -- aku hanya akan bertambah dalam tua setiap hari yang terlewatkan.
Yang aku butuhkan adalah bantuan dalam menjalani hidup. Mentor, guru, pembimbing.
Figur seperti itulah yang tak kumiliki dalam sekian tahun hidupku yang telah berlalu. Rasanya seperti hidup sia-sia dalam hampir sepuluh tahun ini. Bayangkan, sepuluh tahun!
Ketika orang-orang yang aku kenal telah makin lama makin jaya, makmur, sejahtera, bahagia, kaya, aku tetap bertahan dalam ilusi dan tinggal dalam tempat sampahku yang kuanggap bagaikan istana yang memang layak untukku.
Aku tahu aku bodoh dan aku menyesal.
Kembali ke daftar itu, betapa ternyata aku berantakan dan pertanyaan paling besar adalah:
AKU MULAI DARI MANA?
Untuk itu aku butuh figur pembimbing. Ah ini bagaikan dilema duluan mana, ayam atau telur?
Jumat, Juli 15, 2011
Menjengkelkan
Bagaimana mau menjadi profesional yang bisa bekerja dengan sepenuh harus menghadapi hal-hal konyol dari rekan kerja sendiri setiap hari?
Aku juga melakukan kesalahan yang sering sekali terasa konyol, tetapi kebiasaan atasan yang akan menyalahkan apapun kesalahan anak buahnya yang lain kepadaku -- padahal pengawasan yang lemah dari dirinya sendiri sebagai sumber masalah utama -- memang menjengkelkan dan menyakitkan hati. Bayangkan saja bahwa aku yang disalahkan kalau si A membuat kesalahan atau si B tidak mengerjakan sesuai target. Dianggap kewajibankulah mengawasi dan memastikan semua proses proyek berjalan dengan baik.
Frustrasi adalah makanan sehari-hari dalam perusahaan ini.
Jalan keluar yang terlihat hanyalah keluar dari organisasi ini. Tidak usah menghabiskan umur lebih lama lagi di sini. Kebodohan ini harus dihentikan!
Aku juga melakukan kesalahan yang sering sekali terasa konyol, tetapi kebiasaan atasan yang akan menyalahkan apapun kesalahan anak buahnya yang lain kepadaku -- padahal pengawasan yang lemah dari dirinya sendiri sebagai sumber masalah utama -- memang menjengkelkan dan menyakitkan hati. Bayangkan saja bahwa aku yang disalahkan kalau si A membuat kesalahan atau si B tidak mengerjakan sesuai target. Dianggap kewajibankulah mengawasi dan memastikan semua proses proyek berjalan dengan baik.
Frustrasi adalah makanan sehari-hari dalam perusahaan ini.
Jalan keluar yang terlihat hanyalah keluar dari organisasi ini. Tidak usah menghabiskan umur lebih lama lagi di sini. Kebodohan ini harus dihentikan!
Senin, Juli 04, 2011
And That Would Be...
Shitty.
That would be shitty and then it will be my own fault.
I really have to contain my anger and frustration.
That would be shitty and then it will be my own fault.
I really have to contain my anger and frustration.
Label:
anger management,
freedom,
future,
keputusan,
young
Rabu, Juni 29, 2011
How Do I
How do I can feel more alive?
How to make me able to enjoy my life the fullest?
How can I be grateful for what I have now?
What could I do to be more positive, outwardly person?
What kind of training is there to achieve what I want and need to be better?
I know I need help. I just do not know where to get one.
Please help.
How to make me able to enjoy my life the fullest?
How can I be grateful for what I have now?
What could I do to be more positive, outwardly person?
What kind of training is there to achieve what I want and need to be better?
I know I need help. I just do not know where to get one.
Please help.
Rabu, Juni 08, 2011
Should Try To
You should remind yourself not to try so hard blaming yourself on every miserable moments in your own life.
Even when the view from the cracked mirror is unpleasant, it is you.
Being hit on a daily basis may constitute as a legal reason for quitting. But that will leave you as a quitter no one would ever remember. Imagine that: A lifelong loser whom nobody remember.
Sad.
Even when the view from the cracked mirror is unpleasant, it is you.
Being hit on a daily basis may constitute as a legal reason for quitting. But that will leave you as a quitter no one would ever remember. Imagine that: A lifelong loser whom nobody remember.
Sad.
Selasa, Mei 24, 2011
Wiser
I want you to know that I want to be wiser. Living life the way I am now is really taking the toll on my health, body and soul. To be wiser is to be able to cope, adapt, make the best of any situation that I'm in, anywhere, anytime, without conflicting damage to my own treasure: my body and my sanity.
I want to be wiser. I want to be able to smile at anything life's throwing at me, however malicious it could be. I want to live my life in such a way that people made examples of it, good examples.
I want to be wiser that I can work longer, harder, and faster. I need help. Please, God. Help me.
I want to be wiser. I want to be able to smile at anything life's throwing at me, however malicious it could be. I want to live my life in such a way that people made examples of it, good examples.
I want to be wiser that I can work longer, harder, and faster. I need help. Please, God. Help me.
Label:
anger management,
emotional quotient,
rants
Langganan:
Postingan (Atom)